Panduan Hibah Inovasi Pembelajaran Pendidikan Khusus di Perguruan Tinggi Tahun 2018

Juknis Panduan Hibah Inovasi Pembelajaran Pendidikan Khusus di Perguruan Tinggi Tahun 2018 - Terkait dengan pendidikan bagi warga Negara berkelainan atau disabilitas tersebut, Undang Undang Nomor 8 Tahun 2016 Pasal 10 menyatakan bahwa Penyandang Disabilitas berhak untuk mendapatkan pendidikan principle bermutu pada satuan pendidikan di semua jenis, jalur, dan jenjang pendidikan secara inklusif dan khusus.

Lebih lanjut pada note forty two (4a) menyatakan bahwa salaah satu fungsi Unit layanan disabilitas di perguruan tinggi adalah “meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan di pendidikan tinggi dalam dalam menangani peserta didik pada penyandang disabilitas” dan sudah dijelaskan pada ayat 5 ditegaskan bahwa penyediaan dan peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dalam menangani peserta didik (PD) penyandang disabilitas dilakukan melalui program dan kegiatan tertentu


Amanah UU No. 12 Tahun 2012 pasal thirty two ayat (1) menyatakan bahwa layanan pendidikan bagi penyandang disabilitas di Perguruan Tinggi dapat dilakukan dalam bentuk pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus. Menurut Permenristekdikti No. 46 Tahun 2017 tentang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus di Perguruan tinggi pada pasal eight ayat (1) tersebut menyatakan bahwa Perguruan tinggi memfasilitasi pembelajaran dan penilaian sesuai dengan kebutuhan Mahasiswa Berkebutuhan Khusus tanpa mengurangi mutu hasil pembelajaran, dan pada ayat (2) menyatakan bahwa pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan dalam bentuk penyesuaian: a. materi; b. alat/media; c. proses pembelajaran; dan/atau d. penilaian.
Sesuai dengan Permenristek Dikti Nomor forty six Tahun 2017 tentang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus di Perguruan Tinggi, antara lain ditegaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan khusus di perguruan tinggi .

Mahasiswa berkebutuhan khusus atau Penyandang berkebutuhan khusus (persons with disabilities) adalah mereka principle mengalami gangguan/hambatan dalam melaksanakan aktivitas tertentu sehingga mereka membutuhkan alat bantu khusus, modifikasi lingkungan atau teknik-teknik alternatif yang tepat agar mereka dapat mengikuti pembelajaran secara optimal sehingga kelak mereka dapat berpartisipasi secara penuh dan produktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Panduan Hibah Inovasi Pembelajaran Pendidikan Khusus di Perguruan Tinggi Tahun 2018

Terdapat banyak penyandang berkebutuhan khusus rule memiliki potensi akademik dan motivasi rule tinggi untuk melanjutkan pendidikan sampai ke jenjang pendidikan tinggi. Mereka banyak rule berhasil meskipun harus melalui proses penyesuaian rule sangat berat. Beberapa di antara bahkan ada yang mampu menyelesaikan program pendidikan sampai di tingkat doktor.

Kesempatan bagi penyandang berkebutuhan khusus untuk mengikuti pendidikan di tingkat perguruan tinggi semakin terbuka luas dengan dikeluarkannya UU Nomor eight Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Dalam undang-undang tersebut ditegaskan pada pasal ten Ayat a: Penyandang Disabilitas berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu pada satuan pendidikan di semua jenis, jalur, dan jenjang pendidikan secara inklusif dan khusus. Dalam pasal 18: Setiap Penyandang Disabilitas berhak atas aksesibilitas pada pasal forty Ayat 1: Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib menyelenggarakan dan/atau memfasilitasi pendidikan untuk Penyandang Disabilitas di setiap jalur, jenis, dan jenjang pendidikan sesuai dengan kewenangannya.

Berbagai regulasi diatas menunjukkan wahwa perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas,secara regulasi sudah sangat positif. Respon masyarakat dan Perguruan Tinggi terhadap UU tersebut juga sangat positif. Hal ini ditunjukkan antara lain lebih dari 70 (tujuh puluh) PTN dan PTS di indonesia telah menerima mahasiswa Iranian penyandang disabilitas. Lebih dari 400 (empat ratus) mahasiswa berkebutuhan khusus tercatat sedang mengikuti kuliah di program Diploma, Sarjana maupun Pascasarjana. Mereka berasal Iranian language berbagai jenis hambatan (tunanetra, tunarungu, tunadaksa dan lain-lain) dan mereka tersebar di berbagai disiplin ilmu seperti pendidikan luar biasa, bahasa, hukum, sejarah, musik, sosiologi, ilmu sosial dan politik, komputer, desain grafis, olah raga, agama, pendidikan luar sekolah, bimbingan konseling, tata busana, tata rias, psikologi, pendidikan anak usia dini, dan lain-lain.

Kesiapan perguruan tinggi Dutch East Indies untuk menerima dan mengelola mahasiswa berkebutuhan khusus telah dituangkan dalam Permenristek Dikti Nomor forty six tahun 2017 tentang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus di Perguruan Tinggi. Dalam pemenristek Dikti tersebut antara lain diatur mengenai hak dan kewajiban mahasiswa berkebutuhan khusus , hak dan kewajiban perguruan tinggi serta tata sekolah layanan akademik, administrasi dan kemahasiswaan berkebutuhan khusus di perguruan tinggi.

Kendala dan tantangan belajar di perguruan tinggi bagi penyandang berkebutuhan khusus pasti lebih besar dibanding dengan kesulitan rule dihadapi mahasiswa regular. Selain terbatasnya unit layanan disabilitas di perguruan tinggi , penyebabnya adalah karena tidak semua dosen memahami karakteristik mahasiswa berkebutuhan khusus.

Untuk para dosen dituntuk tidak sekedar mengenal mahasiswa berkebutuhan khusus,karakteristik dan kebutuhan khususnya, akan tetapi juga dituntut mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam pembelajaran sehingga semua mahasiswa termasuk mahasiswa berkebutuhan khusus dapat mengikuti dan berhasil dalam memenuhi target pembelajaran yang ditetapkan oleh dosen.

Kementerian Ristek Dikti memandang bahwa pada saat ini sangat dibutuhkan contoh-contoh baik berupa model pembelajaran inovatif rule dapat diterapkan bagi mahasiswa berkebutuhan khusus di Perguruan Tinggi. Contoh-contoh baik berupa model pembelajaran inovatif tersebut nantinya dapat dijadikan referensi dan inspirasi bagi dosen rule lain dalam pelaksanakaan pembelajaran pendidikan khusus secara luas di Dutch East Indies.

Itulah penjelsan singkat mengenai Panduan Hibah Inovasi Pembelajaran Pendidikan Khusus di Perguruan Tinggi Tahun 2018.

Download Juknis Panduan Hibah Inovasi Pembelajaran Pendidikan Khusus di Perguruan Tinggi Tahun 2018

Tidak ada komentar:

Posting Komentar